Selasa, 14 November 2017

Narasi SPI1

Nama  : Wahyu Aji Galih Muslim
NIM    : 175231074
Kelas   : PBS 1B IAIN SURAKARTA


Narasi MASJID MUHAJIRIN Perum Pondok Baru Asri 1, Gumpang, Kartasura

PENDAHULUAN
Pada tanggal 22 Oktober kami melakukan penelitian sebuah masjid yang bernama Masjid Muhajirin. Masjid Muhajirin adalah masjid yang terletak di Perumahan Pondok Baru Asri 1 Rt 05/03 Gumpang, Kartasura. Alasan kami memilih masjid ini sebagai bahan penelitian adalah karena ada banyak keunikan yang ada di masjid ini, nanti akan kami jelaskan pada bab pembahasan. Sebetulnya ada lebih dari sepuluh masjid di Desa Gumpang dan masjid ini bukanlah masjid yang terbesar ataupun terkecil di desa tersebut. Hanya saja karena masjid ini memiliki banyak keunikan maka kami memutuskan untuk melakukan penelitian di masjid ini saja.
Saat melakukan penelitian di Masjid Muhajirin, agar mendapatkan informasi yang lebih detail, melakukan wawancara kepada salah satu jama’ah yang sudah sering sholat disitu dan beliau sudah tinggal disini sejak masjid ini dibangun, namanya Bapak Anwar. Bapak Anwar merupakan Seorang pengusaha kaya, meskipun beliau bukan salah satui anggota pengurus masjid akan tetapi beliau sering jama’ah di masjid ini dan sering membantu dana untuk membangun masjid atau hanya sekedear membelikan perlengkapan masjid.
Setelah melakukan observasi di masjid ini, saya menemukan beberapa keunikan yang dimiliki masjid ini terutama kegiatan yang ada di masjid ini. Salah satunya adalah ada nya snack atau makanan ringan setelah sholat jum’at. Mungkin karena baru pertama ini saya menemukan masjid yang seperti ini, jadi saya menyebutnya unik. Apalagi kalau snack yang rasanya enak atau terlihat istimewa pasti langsung habis di buru jama’ah jum’at. Selain snack, di masjid ini juga disediakan teh hangat khusus bagi para jama’ah jum’at.
PEMBAHASAN
v  Gambaran Masjid
Masjid ini berdiri pada tahun 2002, kalau dihitung hitung, masjid ini baru berusia sekitar 15 tahunan. Luas tanahnya 300 meter persegi, sedangkan luas bangunannya 220 meter persegi. Tanah untuk bangun masjid ini adalah tanah wakaf dari Pak Burhan. Rumah beliau bersebelahan dengan masjid, bahkan bisa dikatakan bahwa tembok rumahnya satu tembok dengan masjid. Masjid ini dicat warna putih kekuningan disertai warna garis garis hijau di setiap sisi dan bagian variasi bangunannya. Letaknya sangat strategis karena berada di dalam perumahan dan terletak ditengah tengah bangunan rumah para warga perumahan tersebut.
Perbaikan yang pernah dilakukan adalah perbaikan perbaikan yang cukup sederhana dan tidak menghabiskan biaya yang banyak seperti perbaikan atap yang bocor, perbaikan serambi masjid, dan perbaikan perbaikan kecil lainnya. Seperti penambahan kipas angin, lampu dan lain lain. Untuk penambahan ruangan atau peluasan bangunan masjiod ini hanya penambahan kamar mandi, tempat wudhu, dan pemasangan atap teras masjid. Karena sebelumnya, teras masjid yang sering dipakai untuk parkir sepeda dan motor ini belum ada atapnya sehingga akan kehujanan. Namun sekarang sudah dipasangi atap jadi sudah tidak kehujanan lagi. Dan uniknya, teras masjid yang untuk parkir ini tidak bisa digunakan untuk parkir mobil karena teras masjid ini lebih tinggi daripada jalan didepannya, dan jalan yang untuk naik ke teras masjid ukurannya tidak muat untuk ukuran sebuah mobil.
Kemudian untuk bagian lainnya yaitu, kamar mandi dua, satu pria dan satu wanita. tempat wudhunya juga dua, satu pria dan satu wanita. Dua kamar mandi dan dua tempat wudhu tersebut letaknya sejajar yaitu, disebelah kanan masjid. Ukurannya memang tidak begitu luas dan bahkan bisa dibilang cukup sempit, karena memang tidak ada tempat untuk memperluas kamar mandi dan tempat wudhu, kecuali jika masjid ini ditingkat. Namun, kemungkinan masjid ini untuk di bangun tingkat sangat lah kecil, karena meskipun masjid ini tidak begitu besar akan tetapi masih cukup untuk menampung jama’ah orang orang yang tinggal di perumahan ini, karena memang hanya warga perumahan ini yang sholat di masjid ini.
Karena Masjid ini adalah aliran Muhammadiyah maka, adzan pada sholat jum’at nya hanya sekali saja. Setelah adzan pada sholat fardhu juga tidak ada sholawatan, berbeda dengan aliran NU yang setelah adzan ada sholawatan dan pada sholat jum’at adzan nya dua kali. Keunikan lain yang dimiliki masjid ini adalah letaknya yang berada di dalam perumahan seakan akan dikhususkan hanya bagi orang orang yang tinggal di perumahan tersebut. Berbeda dengan Masjid lain yang biasanya di bangun di pinggir jalan raya dengan alasan untuk memudahkan orang orang yang melakukan perjalanan jarak jauh ketika mau sholat.
v  Kondisi Masjid
Bangunannya masih sangat bagus, perlengkapan yang ada didalam masjid juga masih terjaga dan terjamin masih sangat bagus karena kepedulian yang tinggi untuk menjaga barang agar tetap awet dan nyaman untuk digunakan, baik dari pihak kepengurusan maupun masyarakat yang sering jama’ah di masjid ini. Kemudian fasilitas nya ada lemari buku yang isinya buku buku keislaman, boleh di baca tapi di lingkungan masjid dan tidak boleh di bawa pulang. Ada alat alat olahraga tenis meja, bisanya digunakan oleh bapak bapak. Lainnya fasilitas fasilitas yang umumnya ada di setiap masjid seperti Al Qur’an, kipas angin dan lain-lain.
Di masjid ini, untuk pencucian sajadah setiap satu minggu sekali di cuci, karpetnya juga setiap satu minggu sekali setiap hari jum’at sebelum jum’atan, tapi kalau karpet tidak di cuci pake air, hanya di sedot debunya saja menggunakan mesin penghisap debu. Jadi, setiap hari jum’at dilaksanakan kebersihan masjid yaitu, cuci sajadah, cuci karpet, pembersihan area masjid, pembersihan kamar mandi dan tempat wudhu yang dilakukan oleh takmir masjid dan anggotanya.
v  Lokasi Masjid
Masjid Muhajirin terletak di dalam Perumahan Pondok baru Asri 1 Rt 05/03 Desa Gumpang Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Lokasinya terletak di tengah tengah perumahan dan dihimpit oleh dua rumah yang ada di sampinya.
v  Kegiatan Masjid
Pada ahad pertama dan ketiga ada pengajian rutin pagi ceria dan sarapan bersama, itu dilakukan ba’da sholat shubuh Ahad pertama dan ketiga setiap bulan. Sorenya ada pengajian ibu ibu pada ahad ketiga dan pengajian bapak bapak di ahad pertama setiap bulan. Senin dan Selasa ada Tahsin membaca Al Qur’an, itu dilakukan ba’da sholat shubuh sampai jam enam pagi. Jum’at ada Tahfidz hafalan Al Qur’an juz 30 dan itu juga silaksanakan ba’da sholat shubuh. Setiap malam kamis dan malam sabtu ada tilawah bersama, waktunya ba’da maghrib sampai menjelang waktu isya.
Selain pengajian, di masjid ini juga ada Tahsin yaitu, ngajinya memperbaiki cara membaca Al Qur’an. Ustadnya membaca terus ditirukan yang ikut ngaji. Seperti belajar hukum bacaan Al Qur’an contohnya mad thabi’i, mad ngiwad, ikhfa dan lain lain. Yang ikut ngaji ini sekitar 20an. Ustadnya Bapak Edi Sumianto. Kemudian setiap hari minggu ada tapak suci, latihannya setiap ahad pagi dari jam 7 sampai jam 9 pagi. Itu yang ikut adalah anak anak perumahan pondok baru asri 1.
Jum’atan di masjid ini sama seperti masjid masjid pada umumnya, menjelang dzuhur jam 11 di stelkan murotal, nanti kalau sudah waktunya adzan, murotal dimatikan. Tapi uniknya di sini ada snack ba’da sholat jum’at. Jadi para jama’ah sholat jum’at bisa istirahat sambil makan snack dan bersantai di teras masjid. Biasanya makanan ringan tapi yang tradisional, paling sering itu gorengan dan sejenisnya seperti onde onde, tahu bakso dan lain lain. Snacknya dari pihak takmir masjid, dananya pribadi dari ketua takmir.
Susunan organisasi masjid ini adalah seperti ini. Ketuanya Pak Heru Suroso, skretaris Pak Rosyid, Bendahara Pak Heru Bahari sekaligus seksi pembangunan. Kemudian disini ada pembangian imam dan kutbah jum’at. Jum’at pahing Pak Muhtaroma, jum’at pon Pak Budi, jum’at wage Pak Hadi, jum’at kliwon pak Agustian, jum’at legi Pak Idris. Yang adzan biasanya takmir masjid gantian, kalau imamnya Pak Idris, Pak Muhtaroma, Pak Burhan.
Kemudian jama’ah setiap sholat fardhu. Shubuh 50an jama’ah, 20 jamaa’ah perempuan dan 30 jama’ah laki laki. Dzhuhur 15an jama’ah, 10 jama’ah laki laki dan 5 jama’ah putri. Ashar 20an jama’ah, belasan jama’ah laki laki dan 5-8 jama’ah perempuan. Maghrib 60an jama’ah, 30an jama’ah laki-laki dan 25-29 jama’ah perempuan. Isya 40an jama’ah, 24-28 jama’ah laki-laki dan belasan jama’ah perempuan. Tapi kebanyakan ibu ibu, bapak bapak, anak anak, baru remaja.
v  Snack Habis
Setelah jum’atan selesai, para jama’ah langsung menyerbu snack dan memakannya, bahkan mereka tidak segan segan untuk mengambil lebih dari satu snack atau gorengan. Terkadang ada yang ngambil lebih dari satu snack dan di bawa pulang, jadi kasihan yang keluarnya akhir akhir enggak dapat snack. Biasanya makanannya yang enak enak jadi langsung habis.
v  Sisa Snack Masih Banyak
Terkadang sisa snack masih banyak, hal ini bisa terjadi karena snack yang disediakan kurang menarik atau hanya gorengan biasa biasa saja. Masyarakat sudah biasa dengan dengan gorengan seperti itu, hanya beberapa yang memakannya. Sehingga akhir akhir ini sudah sangat jarang menyediakan gorengan setelah sholat Jum’at.
v  Solusi
Snack yang disediakan untuk setelah selesai sholat jum’at mungkin akan lebih baik jika di campur saja, setengah gorengan dan setengah makanan ringan yang lebih berkualitas. Jadi para jama’ah akan kejatah semua meskipun yang terakhir hanya dapat gorengan tapi setidaknya ada camilan.

REFLEKSI
           Hal yang bisa dirfleksikan atau dicerminkan dari hasil penelitian masjid dan keunikan masjid tersebut adalah bahwasanya penelitian tersebut ada pengaruhnya dengan sejarah peradaban islam yang menjelaskan bahwa setiap masjid memiliki keunikan dan ciri khas masing masing. Dengan melakukan wawancara kita bisa mengetahui tentang masjid itu dan juga bisa direfleksikan dengan masjid yang lainnya. Sehingga kita dapat membandingkan masjid yang satu dengan yang lainnya. Banyak di Indonesia masjid yang namanya sama akan tetapi bentuk, letak dan desainnya sangat jauh berbeda.

PENUTUP
Alhamdulillah kami ucapkan, semoga apa yang telah kami ceritakan di atas bermanfaat bagi kita semua. Memang sebenarnya keunikan yang dibahas di atas sepele namun sesungguhnya dibalik hal yang sepele, ada sesuatu yang mengagumkan. Itu rahasia Allah. Terimakasih sudah membaca dan menyaksikan sebuah hasil wawancara yang di jadikan narasi yang cukup ringkas ini. Bila mana banyak kekurangan dalam penulisan mohon untuk di mengerti.
Wassalamu’allaikum wr. wb.


Lampiran Plagramme















         
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar