Nama : Wahyu Aji Galih Muslim
NIM : 175231074
Kelas : PBS 1B IAIN SURAKARTA
Narasi MASJID
MUHAJIRIN Perum Pondok Baru Asri 1, Gumpang, Kartasura
PENDAHULUAN
Pada tanggal 22 Oktober kami melakukan
penelitian sebuah masjid yang bernama Masjid Muhajirin. Masjid Muhajirin adalah
masjid yang terletak di Perumahan Pondok Baru Asri 1 Rt 05/03
Gumpang, Kartasura. Alasan kami
memilih masjid ini sebagai bahan penelitian adalah karena ada banyak keunikan
yang ada di masjid ini, nanti akan kami jelaskan pada bab pembahasan. Sebetulnya
ada lebih dari sepuluh masjid di Desa Gumpang dan masjid ini bukanlah masjid
yang terbesar ataupun terkecil di desa tersebut. Hanya saja karena masjid ini
memiliki banyak keunikan maka kami memutuskan untuk melakukan penelitian di
masjid ini saja.
Saat melakukan penelitian di Masjid Muhajirin, agar mendapatkan
informasi yang lebih detail, melakukan wawancara kepada salah satu jama’ah yang
sudah sering sholat disitu dan beliau sudah tinggal disini sejak masjid ini
dibangun, namanya Bapak Anwar. Bapak Anwar merupakan Seorang pengusaha kaya,
meskipun beliau bukan salah satui anggota pengurus masjid akan tetapi beliau
sering jama’ah di masjid ini dan sering membantu dana untuk membangun masjid
atau hanya sekedear membelikan perlengkapan masjid.
Setelah melakukan observasi di masjid ini,
saya menemukan beberapa keunikan yang dimiliki masjid ini terutama kegiatan
yang ada di masjid ini. Salah satunya adalah ada nya snack atau makanan ringan
setelah sholat jum’at. Mungkin karena baru pertama ini saya menemukan masjid
yang seperti ini, jadi saya menyebutnya unik. Apalagi kalau snack yang rasanya
enak atau terlihat istimewa pasti langsung habis di buru jama’ah jum’at. Selain
snack, di masjid ini juga disediakan teh hangat khusus bagi para jama’ah
jum’at.
PEMBAHASAN
v Gambaran Masjid
Masjid
ini berdiri pada tahun 2002, kalau dihitung hitung, masjid ini baru berusia
sekitar 15 tahunan. Luas tanahnya 300 meter persegi, sedangkan luas bangunannya
220 meter persegi. Tanah untuk bangun masjid ini adalah tanah wakaf dari Pak
Burhan. Rumah beliau bersebelahan dengan masjid, bahkan bisa dikatakan bahwa
tembok rumahnya satu tembok dengan masjid. Masjid ini dicat warna putih
kekuningan disertai warna garis garis hijau di setiap sisi dan bagian variasi
bangunannya. Letaknya sangat strategis karena berada di dalam perumahan dan
terletak ditengah tengah bangunan rumah para warga perumahan tersebut.
Perbaikan
yang pernah dilakukan adalah perbaikan perbaikan yang cukup sederhana dan tidak
menghabiskan biaya yang banyak seperti perbaikan atap yang bocor, perbaikan
serambi masjid, dan perbaikan perbaikan kecil lainnya. Seperti penambahan kipas
angin, lampu dan lain lain. Untuk penambahan ruangan atau peluasan bangunan
masjiod ini hanya penambahan kamar mandi, tempat wudhu, dan pemasangan atap
teras masjid. Karena sebelumnya, teras masjid yang sering dipakai untuk parkir
sepeda dan motor ini belum ada atapnya sehingga akan kehujanan. Namun sekarang
sudah dipasangi atap jadi sudah tidak kehujanan lagi. Dan uniknya, teras masjid
yang untuk parkir ini tidak bisa digunakan untuk parkir mobil karena teras
masjid ini lebih tinggi daripada jalan didepannya, dan jalan yang untuk naik ke
teras masjid ukurannya tidak muat untuk ukuran sebuah mobil.
Kemudian
untuk bagian lainnya yaitu, kamar mandi dua, satu pria dan satu wanita. tempat
wudhunya juga dua, satu pria dan satu wanita. Dua kamar mandi dan dua tempat
wudhu tersebut letaknya sejajar yaitu, disebelah kanan masjid. Ukurannya memang
tidak begitu luas dan bahkan bisa dibilang cukup sempit, karena memang tidak
ada tempat untuk memperluas kamar mandi dan tempat wudhu, kecuali jika masjid
ini ditingkat. Namun, kemungkinan masjid ini untuk di bangun tingkat sangat lah
kecil, karena meskipun masjid ini tidak begitu besar akan tetapi masih cukup
untuk menampung jama’ah orang orang yang tinggal di perumahan ini, karena
memang hanya warga perumahan ini yang sholat di masjid ini.
Karena Masjid ini adalah aliran
Muhammadiyah maka, adzan pada sholat jum’at nya hanya sekali saja. Setelah
adzan pada sholat fardhu juga tidak ada sholawatan, berbeda dengan aliran NU
yang setelah adzan ada sholawatan dan pada sholat jum’at adzan nya dua kali.
Keunikan lain yang dimiliki masjid ini adalah letaknya yang berada di dalam
perumahan seakan akan dikhususkan hanya bagi orang orang yang tinggal di
perumahan tersebut. Berbeda dengan Masjid lain yang biasanya di bangun di
pinggir jalan raya dengan alasan untuk memudahkan orang orang yang melakukan
perjalanan jarak jauh ketika mau sholat.
v Kondisi Masjid
Bangunannya
masih sangat bagus, perlengkapan yang ada didalam masjid juga masih terjaga dan
terjamin masih sangat bagus karena kepedulian yang tinggi untuk menjaga barang
agar tetap awet dan nyaman untuk digunakan, baik dari pihak kepengurusan maupun
masyarakat yang sering jama’ah di masjid ini. Kemudian fasilitas nya ada lemari
buku yang isinya buku buku keislaman, boleh di baca tapi di lingkungan masjid
dan tidak boleh di bawa pulang. Ada alat alat olahraga tenis meja, bisanya
digunakan oleh bapak bapak. Lainnya fasilitas fasilitas yang umumnya ada di
setiap masjid seperti Al Qur’an, kipas angin dan lain-lain.
Di
masjid ini, untuk pencucian sajadah setiap satu minggu sekali di cuci,
karpetnya juga setiap satu minggu sekali setiap hari jum’at sebelum jum’atan,
tapi kalau karpet tidak di cuci pake air, hanya di sedot debunya saja
menggunakan mesin penghisap debu. Jadi, setiap hari jum’at dilaksanakan
kebersihan masjid yaitu, cuci sajadah, cuci karpet, pembersihan area masjid,
pembersihan kamar mandi dan tempat wudhu yang dilakukan oleh takmir masjid dan
anggotanya.
v Lokasi Masjid
Masjid
Muhajirin terletak di dalam Perumahan Pondok baru Asri 1 Rt 05/03 Desa Gumpang
Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Lokasinya terletak di tengah tengah
perumahan dan dihimpit oleh dua rumah yang ada di sampinya.
v Kegiatan Masjid
Pada
ahad pertama dan ketiga ada pengajian rutin pagi ceria dan sarapan bersama, itu
dilakukan ba’da sholat shubuh Ahad pertama dan ketiga setiap bulan. Sorenya ada
pengajian ibu ibu pada ahad ketiga dan pengajian bapak bapak di ahad pertama
setiap bulan. Senin dan Selasa ada Tahsin membaca Al Qur’an, itu dilakukan
ba’da sholat shubuh sampai jam enam pagi. Jum’at ada Tahfidz hafalan Al Qur’an
juz 30 dan itu juga silaksanakan ba’da sholat shubuh. Setiap malam kamis dan
malam sabtu ada tilawah bersama, waktunya ba’da maghrib sampai menjelang waktu
isya.
Selain
pengajian, di masjid ini juga ada Tahsin yaitu, ngajinya memperbaiki cara
membaca Al Qur’an. Ustadnya membaca terus ditirukan yang ikut ngaji. Seperti
belajar hukum bacaan Al Qur’an contohnya mad thabi’i, mad ngiwad, ikhfa dan
lain lain. Yang ikut ngaji ini sekitar 20an. Ustadnya Bapak Edi Sumianto. Kemudian
setiap hari minggu ada tapak suci, latihannya setiap ahad pagi dari jam 7
sampai jam 9 pagi. Itu yang ikut adalah anak anak perumahan pondok baru asri 1.
Jum’atan
di masjid ini sama seperti masjid masjid pada umumnya, menjelang dzuhur jam 11
di stelkan murotal, nanti kalau sudah waktunya adzan, murotal dimatikan. Tapi uniknya
di sini ada snack ba’da sholat jum’at. Jadi para jama’ah sholat jum’at bisa
istirahat sambil makan snack dan bersantai di teras masjid. Biasanya makanan ringan
tapi yang tradisional, paling sering itu gorengan dan sejenisnya seperti onde
onde, tahu bakso dan lain lain. Snacknya dari pihak takmir masjid, dananya
pribadi dari ketua takmir.
Susunan
organisasi masjid ini adalah seperti ini. Ketuanya Pak Heru Suroso, skretaris
Pak Rosyid, Bendahara Pak Heru Bahari sekaligus seksi pembangunan. Kemudian
disini ada pembangian imam dan kutbah jum’at. Jum’at pahing Pak Muhtaroma,
jum’at pon Pak Budi, jum’at wage Pak Hadi, jum’at kliwon pak Agustian, jum’at
legi Pak Idris. Yang adzan biasanya takmir masjid gantian, kalau imamnya Pak
Idris, Pak Muhtaroma, Pak Burhan.
Kemudian
jama’ah setiap sholat fardhu. Shubuh 50an jama’ah, 20 jamaa’ah perempuan dan 30
jama’ah laki laki. Dzhuhur 15an jama’ah, 10 jama’ah laki laki dan 5 jama’ah
putri. Ashar 20an jama’ah, belasan jama’ah laki laki dan 5-8 jama’ah perempuan.
Maghrib 60an jama’ah, 30an jama’ah laki-laki dan 25-29 jama’ah perempuan. Isya
40an jama’ah, 24-28 jama’ah laki-laki dan belasan jama’ah perempuan. Tapi
kebanyakan ibu ibu, bapak bapak, anak anak, baru remaja.
v Snack Habis
Setelah
jum’atan selesai, para jama’ah langsung menyerbu snack dan memakannya, bahkan
mereka tidak segan segan untuk mengambil lebih dari satu snack atau gorengan.
Terkadang ada yang ngambil lebih dari satu snack dan di bawa pulang, jadi
kasihan yang keluarnya akhir akhir enggak dapat snack. Biasanya makanannya yang
enak enak jadi langsung habis.
v Sisa Snack Masih
Banyak
Terkadang
sisa snack masih banyak, hal ini bisa terjadi karena snack yang disediakan kurang
menarik atau hanya gorengan biasa biasa saja. Masyarakat sudah biasa dengan
dengan gorengan seperti itu, hanya beberapa yang memakannya. Sehingga akhir
akhir ini sudah sangat jarang menyediakan gorengan setelah sholat Jum’at.
v Solusi
Snack
yang disediakan untuk setelah selesai sholat jum’at mungkin akan lebih baik
jika di campur saja, setengah gorengan dan setengah makanan ringan yang lebih
berkualitas. Jadi para jama’ah akan kejatah semua meskipun yang terakhir hanya
dapat gorengan tapi setidaknya ada camilan.
REFLEKSI
Hal
yang bisa dirfleksikan atau dicerminkan dari hasil penelitian masjid dan
keunikan masjid tersebut adalah bahwasanya penelitian tersebut ada pengaruhnya
dengan sejarah peradaban islam yang menjelaskan bahwa setiap masjid memiliki
keunikan dan ciri khas masing masing. Dengan melakukan wawancara kita bisa
mengetahui tentang masjid itu dan juga bisa direfleksikan dengan masjid yang
lainnya. Sehingga kita dapat membandingkan masjid yang satu dengan yang
lainnya. Banyak di Indonesia masjid yang namanya sama akan tetapi bentuk, letak
dan desainnya sangat jauh berbeda.
PENUTUP
Alhamdulillah
kami ucapkan, semoga apa yang telah kami ceritakan di atas bermanfaat bagi kita
semua. Memang sebenarnya keunikan yang dibahas di atas sepele namun
sesungguhnya dibalik hal yang sepele, ada sesuatu yang mengagumkan. Itu rahasia
Allah. Terimakasih sudah membaca dan menyaksikan sebuah hasil wawancara yang di
jadikan narasi yang cukup ringkas ini. Bila mana banyak kekurangan dalam
penulisan mohon untuk di mengerti.
Wassalamu’allaikum
wr. wb.
Lampiran Plagramme

Tidak ada komentar:
Posting Komentar